السلام عليكم Ùˆ رØÙ…Ø© الله Ùˆ بركاته
بسم الله Ùˆ الØÙ…د لله
اللهم صل Ùˆ سلم على سيدنا Ù…ØÙ…د Ùˆ على أله
Ùˆ ØµØØ¨Ù‡ أجمعين
Salam Sahabat Hanapi Bani.
💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥
اللهم صل Ùˆ سلم على سيدنا Ù…ØÙ…د Ùˆ على أله
Ùˆ ØµØØ¨Ù‡ أجمعين
Salam Sahabat Hanapi Bani.
www.hanapibani.com - Kementerian Agama terus mengupayakan keberlangsungan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2026 agar semakin banyak guru mendapatkan kesempatan mengikuti program tersebut. Komitmen ini ditegaskan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, saat memberikan arahan dalam Rapat Persiapan PPG Batch I 2026 di Jakarta (20/10/2026).
Dalam arahannya, Amien menegaskan bahwa PPG menjadi program yang dinantikan para guru, terutama karena berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan dan pengakuan profesionalitas mereka.
“Substansi PPG itu adalah kesejahteraan,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh jajaran perlu terus berikhtiar agar pelaksanaan PPG dapat berjalan dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia. Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada guru non-ASN yang menaruh harapan besar terhadap program tersebut.
Amien turut mendorong Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) untuk mengupayakan penambahan kuota peserta melalui penyesuaian anggaran. Apabila penambahan kuota dapat dipastikan dalam waktu dekat, peserta tambahan diharapkan dapat mengikuti pelaksanaan pada batch yang sama. Namun, jika masih membutuhkan proses lebih lanjut, penambahan peserta dapat diakomodasi pada batch berikutnya.
“Kita berharap seluruh tahapan berjalan lancar dan menghasilkan solusi terbaik bagi para guru,” ujarnya.
Berdasarkan laporan panitia, kuota sementara PPG Batch I 2026 mencapai 14.165 peserta. Jumlah tersebut terdiri atas 11.630 peserta Pendidikan Agama Islam (PAI), 2.000 peserta GTK, 500 peserta Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen, dan 35 peserta Bimas Katolik.
Kuota tersebut dialokasikan ke 56 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), dengan distribusi yang disesuaikan berdasarkan kapasitas masing-masing lembaga.
Rapat persiapan berlangsung pada 19–21 Oktober 2026. Pada hari pertama, Senin (19/10/2026), peserta membahas pembagian kuota atau plotting peserta dari berbagai unsur. Pembahasan dilanjutkan pada Selasa (20/10/2026) dengan meninjau hasil pembagian kuota bersama Direktur Jenderal Pendidikan Islam. Adapun finalisasi dijadwalkan pada Rabu (21/10/2026).

Sementara itu, panitia menyampaikan bahwa penambahan kuota GTK masih diupayakan pada awal November 2026. Untuk mengakomodasi kemungkinan bertambahnya peserta, tahapan lapor diri, orientasi, dan pembelajaran mandiri direncanakan mulai pada pekan kedua November 2026.
Jadwal tersebut akan dikonfirmasi setelah data peserta dari Direktorat GTK tersedia secara lengkap. Dengan demikian, penyesuaian jadwal dan jumlah peserta dapat dilakukan berdasarkan kepastian data serta kesiapan pelaksanaan.
Rapat ini turut dihadiri unsur Direktorat GTK, perwakilan Bimas Katolik, Buddha, Konghucu, dan unsur agama lainnya, serta tim peneliti evaluasi pelaksanaan PPG.
Melalui koordinasi dan pematangan persiapan ini, Kementerian Agama berharap pelaksanaan PPG Batch I 2026 dapat berjalan optimal sekaligus membuka peluang lebih luas bagi guru untuk meningkatkan kompetensi dan memperoleh pengakuan profesional melalui pendidikan profesi.
Baca juga :
- Alur Pendaftaran PPG Daljab Guru Madrasah 2026 di EMIS GTK, Jadwal dan Tahapan Verifikasi
- Informasi Pendaftaran PPG Dalam Jabatan bagi Guru Madrasah Tahun 2026
Demikian yang dapat kami bagikan terkait "Kemenag Perjuangkan Keberlanjutan PPG 2026, 14.165 Guru Masuk Kuota Awal", semoga bermanfa'at.
Terimakasih atas kunjungannya, mohon doa' agar kami sekeluarga diberikan kesehatan dan blog ini terus berkembang serta berguna bagi semua orang.
Memberi manfa'at baik di dunia maupun di akhirat.
Untuk mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website ini silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI
Youtube ;(Klik DISINI)
Saluran WA: (Klik DISINI)
Group diskusi WA 1 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 2 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 3 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 4 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 5 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 6 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 7 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 8 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 9 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 10 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 11 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 12 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 13 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 14 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 15 ; (Klik DISINI)
Group diskusi WA 16 ; (Klik DISINI)
Komunitas WA #1 ;(Klik DISINI)
Komunitas WA #2 ;(Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; (Klik DISINI)
Halaman FB (Klik DISINI)
",




