Jumahat, 04 April 2025

Breaking News
>> Siapa Urutan Yang Harus Dikunjungi Lebih Dulu?  >> Cara Niat Zakat Fitrah serta Taqlidnya  >> Kumpulan Twibbon Idul Fitri 2025 untuk Sambut Lebaran via Media Sosial  >> Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ramadhan Membentuk Pribadi Berkarakter, Disiplin, dan Peduli Lingkungan  >> Jadwal Pencairan Tunjangan Insentif GBPNS 2025  >> Do'a Puasa Ramadhan Hari ke-29, Lengkap dengan Arti, Bacaan Latin dan Arabnya    

20 Juli 2019

MONDOK TIDAK HARUS JADI KIAI


Menyekolahkan anak di pondok pesantren tidak berarti agar kelak dia jadi kiai. Karena pesantren tidak melulu mencetak seorang kiai. Tidak sedikit lulusan pesantren yang hanya menjadi orang biasa. Banyak pula lulusannya menjadi orang "luar biasa".

Yang terpenting dari memondokkan anak adalah niat untuk membekalinya kemampuan untuk berkhidmah kepada Allah, rosul dan syariatNya. Lalu, apa yang harus dikerjakannya?

Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidh menjawab pertanyaan itu dalam satu wasiat untuk santri-santrinya, yang terangkum dalam Taujih Al-nabihi Limardloti Barihi.

Yang harus dilakukan adalah seperti apa yang semestinya dikerjakan seorang pembantu (khodim) pada majikannya atau hamba pada tuannya.

Jika terlintas dalam benak bahwa yang menjadi tujuannya adalah bisa membangun pondok, mengadakan majelis taklim, berbicara di depan khalayak, menonjol di antara sesama, atau popularitas tinggi maka hendaklah dia melakukan terapi hati. Karena tidak satupun dari itu semua yang patut dijadikan sebagai target. Sekalipun itu membangun pondok dan madrasah tetaplah bukan tujuan esensial yang berarti.

Lantas apa yang seharusnya jadi tujuan?

Mengemban amanah Allah dengan mencurahkan seluruh jiwa dan raga, segala kemampuan dan kekuatan, semua daya dan upaya untuk menjalankan syariat Allah serta menyebarkannya kepada sesama manusia, baik di toko, pasar, mobil, pesawat, bandara, masjid, lapangan, pesantren, sekolah, kantor pemerintahan dsb. Karena pembantu akan selalu berusaha memuaskan dan menyenangkan hati majikannya. Wallahu A'lam.

0 Comments

Tidak ada komentar:

Translate

Artikel Terbaru

Siapa Urutan Yang Harus Dikunjungi Lebih Dulu?

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله و الحمد لله اللهم صل و سلم على سيدنا محمد و على أله  و صحبه أجمعين Salam Sahabat  Hanap...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI