Kamis, 03 April 2025

Breaking News
>> Siapa Urutan Yang Harus Dikunjungi Lebih Dulu?  >> Cara Niat Zakat Fitrah serta Taqlidnya  >> Kumpulan Twibbon Idul Fitri 2025 untuk Sambut Lebaran via Media Sosial  >> Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ramadhan Membentuk Pribadi Berkarakter, Disiplin, dan Peduli Lingkungan  >> Jadwal Pencairan Tunjangan Insentif GBPNS 2025  >> Do'a Puasa Ramadhan Hari ke-29, Lengkap dengan Arti, Bacaan Latin dan Arabnya    

26 Januari 2020

FANATIK TERHADAP GURU

www.hanapibani.com


Pernah mungkin ada dalam benak kita bahwa guru yang kita jadikan panutan adalah guru yg terbaik, namun sadarkah kita bahwa perkataan tersebut adalah bentuk sebuah kesombongan?.

Boleh kita mencintai guru kita, namun jangan sampai kecintaan kita terhadap guru kita membutakan kemuliaan guru-guru yang lain. Karena hal itulah muncul kefanatikan dalam hati kita dan membuat diri kita meremehkan yang lain.

Boleh kita mencintai guru kita, yang mendidik ruhani kita, yang mengenalkan kita kepada Allah dan rasulNya, namun jangan memaksa orang lain untuk mempunyai perasaan yang sama seperti kita, sebab perasaan cinta itu bukan karena sebuah keterpaksaan.



Jangan sampai kita memaksakan pendapat guru kita kepada orang lain karena itu dapat menimbulkan permusuhan diantara saudara kita yang lain.
Pendapat guru kita adalah milik pribadi kita dengan tanpa menafikan pendapat yg lain, hargai pendapat guru-guru yg lainnya.
 Seorang guru ruhani adalah milik pribadi kita, apa yg dinasehatkannya kepada kita adalah untuk kita, karena belum tentu cocok untuk orang lain.

 Cintai guru kita tanpa ada fanatik dan merendahkan yang lain.

Wallahu A'lam

(Sedikit Kutipan dari nasehat Guru Mulia Al Musnid Al Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz)

0 Comments

Tidak ada komentar:

Translate

Artikel Terbaru

Siapa Urutan Yang Harus Dikunjungi Lebih Dulu?

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله و الحمد لله اللهم صل و سلم على سيدنا محمد و على أله  و صحبه أجمعين Salam Sahabat  Hanap...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI