بسم الله Ùˆ الØمد لله
اللهم صل Ùˆ سلم على سيدنا Ù…Øمد Ùˆ على أله
Ùˆ صØبه أجمعين
Salam Sahabat Hanapi Bani.
💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥
اللهم صل Ùˆ سلم على سيدنا Ù…Øمد Ùˆ على أله
Ùˆ صØبه أجمعين
Salam Sahabat Hanapi Bani.
- bahwa untuk meningkatkan kualitas pelayanan kehumasan pada Kementerian Agama, perlu pengelolaan kehumasan yang terbuka, objektif, profesional, akuntabel, dan integral;
- bahwa untuk mewujudkan pengelolaan kehumasan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu ditetapkan pedoman;
- bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Menteri Agama tentang Pedoman Pengelolaan Kehumasan pada Kementerian Agama;
- Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2023 tentang Kementerian Agama (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 21);
- Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 30 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Tata Kelola Kehumasan di Lingkungan Instansi Pemerintah;
- Peraturan Menteri Agama Nomor 72 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 955);
- Kementerian Agama; dan
- unit kerja pada Kementerian Agama.
- sekretariat pada unit kerja eselon I;
- bagian tata usaha pada Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi;
- subbagian tata usaha pada Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota;
- biro atau bagian yang membidangi kehumasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri;
- wakil kepala yang membidangi kehumasan pada Madrasah Negeri;
- wakil kepala atau praktisi humas pada Satuan Pendidikan Keagamaan Negeri; dan
- praktisi humas pada Unit Pelaksana Teknis Unit kerja sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU mempunyai tugas mengumpulkan, mengolah, dan menyampaikan informasi publik kepada kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Latar Belakang
Maksud dan Tujuan
- Pedoman ini dimaksudkan sebagai panduan bagi unit kerja dan praktisi humas dalam melaksanakan pengelolaan kehumasan pada Kementerian Agama.
- Pedoman ini mempunyai tujuan:
- a. meningkatkan kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat; dan
- b. meningkatkan kualitas dan kuantitas koordinasi dan komunikasi unit kerja dan praktisi humas.
Ruang Lingkup
- prinsip dan kegiatan pengelolaan kehumasan;
- unit kerja dan tugas pengelola kehumasan;
- pembinaan; dan
- pemantauan dan evaluasi.
Pengertian Umum
- Pengelolaan Kehumasan adalah kegiatan pengumpulan, pengolahan, dan penyampaian informasi publik.
- Hubungan Masyarakat adalah usaha yang sengaja dilakukan dan direncanakan secara_ berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik dan saling pengertian antara lembaga dan institusi dengan publik.
- Praktisi Humas adalah individu di Kementerian Agama yang melaksanakan Pengelolaan Kehumasan sesuai dengan tugas dan fungsi.
- Pranata Hubungan Masyarakat yang selanjutnya disebut Pranata Humas adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan kegiatan pelayanan informasi dan kehumasan.
A. Prinsip Pengelolaan Kehumasan
- keterbukaan, yaitu prinsip pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur, dan tidak diskriminatif;
- objektif, yaitu prinsip ketidakberpihakkan Praktisi Humas dalam melaksanakan tugas Pengelolaan Kehumasan;
- profesional, yaitu prinsip yang menuntut Praktisi Humas mengutamakan keahlian, keterampilan, pengalaman, dan konsisten dalam melaksanakan tugas Pengelolaan Kehumasan;
- akuntabel, yaitu prinsip yang menuntut Pengelolaan Kehumasan dilaksanakan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
- integral, yaitu prinsip keterhubungan antarunit kerja pada Kementerian Agama dalam pelaksanaan Pengelolaan Kehumasan.
B. Kegiatan Pengelolaan Kehumasan
- komunikasi internal;
- komunikasi eksternal; dan
- pelayanan informasi.
- pertemuan formal;
- pertemuan informal; dan
- publikasi internal.
- hubungan pers dan media;
- publikasi media eksternal;
- pengelolaan media komunikasi milik Kementerian;
- komunikasi dengan para pemangku kepentingan yang berdampak strategis dan pelibatan aktif masyarakat;
- pengelolaan dan pemanfaatan portal dan media sosial;
- kegiatan tatap muka dan materi promosi; dan
- hubungan lintas kementerian/lembaga.
- penyediaan kebutuhan informasi; dan
- membantu penyelesaian sengketa informasi.
- Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi di tingkat Kementerian; dan
- bagian tata usaha pada Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi;
- biro atau bagian yang membidangi kehumasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri;
- wakil kepala yang membidangi kehumasan pada Madrasah Negeri; dan
- wakil kepala atau Praktisi Humas pada Satuan Pendidikan Keagamaan Negeri.
C. Unit Kerja Pengelola Kehumasan
- menyusun rencana_ strategis Kementerian di bidang kehumasan;
- menyusun rencana kerja tahunan bidang kehumasan di tingkat Kementerian;
- menyusun norma, standar, prosedur, dan kriteria pengelolaan kehumasan;
- mengoordinasikan dan mengintegrasikan pengelolaan kehumasan pada Kementerian;
- melakukan pembinaan terhadap unit kerja kehumasan pada Kementerian; dan
- mengoordinasikan dan memfasilitasi pengelolaan kehumasan pada unit kerja eselon I dalam melaksanakan hubungan dengan lembaga negara, lembaga pemerintah, media, dan lembaga keagamaan.
- analisis situasi;
- penyusunan strategi Kehumasan; dan
- penyusunan program dan kegiatan Kehumasan.
- menyusun rencana kerja tahunan bidang kehumasan di tingkat unit kerja;
- menyelenggarakan teknis operasional kehumasan;
- memastikan keabsahan dan keakuratan serta melakukan pemutakhiran data dukung penyelenggaraan kehumasan;
- menyampaikan informasi publik; dan
- melakukan pembinaan terhadap praktisi humas. Selain melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam huruf C angka 1, Biro HDI mempunyai tugas mengoordinasikan penanganan komunikasi krisis.
D. Sumber Daya Manusia Pengelola Kehumasan
- pejabat pimpinan tinggi madya;
- pejabat pimpinan tinggi pratama;
- pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri;
- pejabat administrator;
- pejabat pengawas;
- kepala madrasah negeri;
- kepala satuan pendidikan keagamaan negeri;
- kepala Kantor Urusan Agama kecamatan; dan
- Praktisi Humas terdiri atas:
- menyampaikan informasi; dan
- memberikan persetujuan atas informasi yang akan dipublikasikan, sesuai dengan tugasnya.
- Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi;, dan/atau
- individu yang diangkat oleh Menteri.
- Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi untuk unit kerja eselon I dan Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi;
- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi untuk Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, Kantor Urusan Agama kecamatan, Madrasah Negeri, dan Satuan Pendidikan Keagamaan Islam Negeri;
- Direktur Jenderal Pendidikan Islam untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri;
- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melakukan pembinaan terhadap unit kerja kehumasan pada unit percetakan Al-Qur’an dan Sekretariat Badan Amil Zakat Nasional;
- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, dan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri dan Satuan Pendidikan Keagamaan Negeri;
- Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah untuk Unit Pelaksana Teknis Asrama Haji; dan
- Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, dan Pendidikan dan Pelatihan untuk Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan, Balai Penelitian dan Pengembangan Agama, dan Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan.
- penguatan kapasitas sumber daya manusia; dan
- pengembangan infrastruktur kehumasan.
- pemantauan opini publik;
- pemantauan pemenuhan sumber daya manusia; dan
- pemantauan pemberitaan.
- evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan;
- evaluasi pemenuhan sumber daya manusia; dan
- evaluasi strategi komunikasi.
- unit kerja pada Kementerian;
- kementerian/lembaga; dan/atau
- akademisi atau praktisi ahli.
Cek Hijas - Jas Hujan Wanita Gamis Jumbo Hijabers Premium dengan harga Rp105.000. Dapatkan di Shopee sekarang! https://shope.ee/1VcfAgueEh?share_channel_code=1
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang "KMA No 284 tahun 2024 tentang Pedoman Pengelolaan Kehumasan pada Kementerian Agama", semoga bermanfa'at.
Terimakasih atas kunjungannya, mohon doa' agar kami sekeluarga diberikan kesehatan dan blog ini terus berkembang serta berguna bagi semua orang.
Memberi manfa'at baik di dunia maupun di akhirat.
Untuk mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website ini silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI .
Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)
WA 5 ; (Klik DISINI)
WA 6 ; (Klik DISINI)
WA 7 ; (Klik DISINI)
WA 8 ; (Klik DISINI)
WA 9 ; (Klik DISINI)
WA 10 ; (Klik DISINI)
WA 11 ; (Klik DISINI)
WA 12 ; (Klik DISINI)
WA 13 ; (Klik DISINI)
WA 14 ; (Klik DISINI)
WA 15 ; (Klik DISINI)
WA 16 ; (Klik DISINI)
Pengumuman WA #1 ;(Klik DISINI)
Pengumuman WA #2 ;(Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; (Klik DISINI)
Halaman FB (Klik DISINI)