💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥
Pelatihan Mahir Hisab Rukyat
Pada pelatihan ini peserta akan mempelajari :
- Kaidah Falakiyah
- Penentuan Arah Kiblat
- Bayang-Bayang Kiblat
- Hisab Awal Waktu Sholat
- Hisab Awal Bulan
Sasaran : ASN Kementerian Agama dan umum
Tujuan : memahami dasar dasar ilmu falak
Latar belakang: sangat sedikit umat islam yang memahami tentang Hisab Rukyat sebagai bagian dari ilmu beragama.
Kunci Jawaban - 3.7 Hisab Awal Waktu Sholat - Bagian 2 - Pelatihan Mahir Hisab Rukyat - Pintar Kemenag
Petunjuk Pengisian :
Soal tersusun secara acak, jadi harap lebih teliti!
=======
Dalam hadis dan fikih disebutkan bahwa waktu shalat ashar dimulai dengan fenomena alam berupa? A. Matahari terbenam B. Terbitanya fajar shadiq C. Hilangnya mega merah D. Ketika panjang bayangan suatu benda sama dengan panjang benda tersebut Jawaban: D
Panjang bayangan saat matahari kulminasi (dzuhur) dapat dihitung dengan rumus tan ZM dimana ZM = [φ – δo]. ZM adalah?
A. Jarak sudut antara zenit dan matahari
B. Tinggi matahari
C. Azimuth matahari
D. Sudut waktu matahari
Jawaban: A
Ikhtiyat adalah penambahan atau pengurangan 2 atau 3 menit pada hasil perhitungan waktu shalat. Apa kegunaan dari ikhtiyat?
A. Memberikan koreksi bila ada kesalahan hitung
B. Memudahkan pembuatan jadwal waktu shalat dengan adanya pembulatan
C. Semua jawaban benar
D. Agar hasil perhitungan dapat mencakup daerah di sekitarnya
Jawaban: C
Berikut ini yang bukan merupakan dasar hukum penentuan awal waktu shalat dalam al-Qur’an adalah?
A. QS. Hud ayat 114
B. QS. Al-Baqarah ayat 142
C. QS. Al-Isra’ ayat 78
D. QS. Ar-Rum ayat 17-18
Jawaban: B
Apabila pada saat matahari berkulminasi (dzuhur) tidak ada bayangan, maka awal waktu ashar dimulai ketika?
A. Tidak ada bayangan
B. Panjang bayangan suatu benda sama dengan panjang bendanya
C. Panjang bayangan suatu benda lebih panjang dari bendanya
D. Panjang bayangan suatu benda dua kali panjang bendanya
Jawaban: B